
Obat Tradisional | Obat Alam | Obat Non Kimia | Obat Kebun Sendiri | Obat Apotik Hidup
Daun Katuk untuk Tubuh kita
Manfaat daun katuk adalah :
1. Frambusia
Dinamakan penyakit frambusia, karena bentuk dan rupa penyakit ini mirip dengan buah frambus. Penyakit frambusia atau patek atau puru, banyak terdapat di tempat-tempat yang sukar mendapatkan air bersih. Penyakit ini gampang menular. Untuk mengobatinya, siapkan seperempat genggam daun katuk yang telah dicuci bersih dan digiling sampai halus. Tambahkan seperempat cangkir air masak dan sedikit garam, lalu aduk sampai merata. Berikutnya, peras dan saring. Air perasaan diminum, sedangkan ampasnya digosok-gosokan pada bagian badan yang terserang frambusia. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.
2. Sembelit
Sembelit merupakan "gejala" dari suatu penyakit. Penyebabnya banyak, seperti terlalu lama duduk, kurang minum air, menahan-nahan buang air besar, serta adanya ketidak lancaran kerja hati dan kandung empedu. Untuk mengusir sembelit, siapkan 200 gram daun katuk yang segar, lalu bersihkan. Rebus dengan segelas air selama 10 menit, lalu saring. Minum air hasil saringan tersebut secara teratur.
3. Borok
Penelitian menunjukkan, pada ekstrak daun katuk ditemukan zat penghambat pertumbuhan bakteri escheria coli, staphylococcus aureus, dan salmonella typhosa. Itu berarti, ekstrak daun katuk bisa menyembuhkan borok. Siapkan segenggam daun katuk, lalu cuci dan lumatkan. Tempelkan lumatan daun katuk pada bagian badan yang terserang borok.
4. Pewarna Alami
Daun katuk ternyata bisa juga dipakai sebagai pewarna alami pengganti pewarna yang mengandung zat kimia. Contohnya pada industri tape ketan yang berwarna hijau. Caranya, cuci bersih daun katuk, tambahkan sedikit air, lalu peras. Hasilnya adalah sari daun katuk. Campur atau larutkan sari daun katuk bersama beras ketan bahan tape.
1. Frambusia
Dinamakan penyakit frambusia, karena bentuk dan rupa penyakit ini mirip dengan buah frambus. Penyakit frambusia atau patek atau puru, banyak terdapat di tempat-tempat yang sukar mendapatkan air bersih. Penyakit ini gampang menular. Untuk mengobatinya, siapkan seperempat genggam daun katuk yang telah dicuci bersih dan digiling sampai halus. Tambahkan seperempat cangkir air masak dan sedikit garam, lalu aduk sampai merata. Berikutnya, peras dan saring. Air perasaan diminum, sedangkan ampasnya digosok-gosokan pada bagian badan yang terserang frambusia. Lakukan 2 kali sehari hingga sembuh.
2. Sembelit
Sembelit merupakan "gejala" dari suatu penyakit. Penyebabnya banyak, seperti terlalu lama duduk, kurang minum air, menahan-nahan buang air besar, serta adanya ketidak lancaran kerja hati dan kandung empedu. Untuk mengusir sembelit, siapkan 200 gram daun katuk yang segar, lalu bersihkan. Rebus dengan segelas air selama 10 menit, lalu saring. Minum air hasil saringan tersebut secara teratur.
3. Borok
Penelitian menunjukkan, pada ekstrak daun katuk ditemukan zat penghambat pertumbuhan bakteri escheria coli, staphylococcus aureus, dan salmonella typhosa. Itu berarti, ekstrak daun katuk bisa menyembuhkan borok. Siapkan segenggam daun katuk, lalu cuci dan lumatkan. Tempelkan lumatan daun katuk pada bagian badan yang terserang borok.
4. Pewarna Alami
Daun katuk ternyata bisa juga dipakai sebagai pewarna alami pengganti pewarna yang mengandung zat kimia. Contohnya pada industri tape ketan yang berwarna hijau. Caranya, cuci bersih daun katuk, tambahkan sedikit air, lalu peras. Hasilnya adalah sari daun katuk. Campur atau larutkan sari daun katuk bersama beras ketan bahan tape.
No comments:
Post a Comment