Obat Tradisional | Obat Alam | Obat Non Kimia | Obat Kebun Sendiri | Obat Apotik Hidup
Tumbuh di pinggir jalan, tanah lapang, cepat berkembang biak, tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Batang bulat, berbulu dan berduri. Daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan). Bila daun disentuh akan menutup (sensitif plant). Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan berbagai sebutan atau nama Ada yang menyebutnya putri malu, si kejut, rebah bangun, dan akan kaget. Di Cina tanaman ini disebut han xiu cao. Tanaman putri malu mempunyai khasiat cukup besar untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Dari daun hingga ke akarnya, tanaman putri malu ini berkhasiat untuk transquillizer (penenang), ekspektoran (peluruh dahak), diuretic (peluruh air seni), antitusif (antibatuk), antipiretik (penurun panas), dan antiradang.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan berbagai sebutan atau nama Ada yang menyebutnya putri malu, si kejut, rebah bangun, dan akan kaget. Di Cina tanaman ini disebut han xiu cao. Tanaman putri malu mempunyai khasiat cukup besar untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Dari daun hingga ke akarnya, tanaman putri malu ini berkhasiat untuk transquillizer (penenang), ekspektoran (peluruh dahak), diuretic (peluruh air seni), antitusif (antibatuk), antipiretik (penurun panas), dan antiradang.
Pemanfaatan :
Daun, akar, seluruh tanaman, segar atau yang dikeringkan.
Kegunaan :
1. Susah tidur (insomnia).
2. Radang saluran nafas (bronchitis).
3. Panas tinggi pada anak-anak.
4. Herpes (radang kulit karena virus).
5. Cacingan (ascariasis).
6. Rheumatik.
Cara Pemakaian :
15 - 60 gram, direbus.
Pemakaian Luar :
Luka, radang kulit bemanah (piodermi), herpes; Tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit.
Untuk :
1. Insomnia:
a. Daun mimosa pudica 30 - 60 gr., direbus. Minum.
b. Mimosa pudica (si kejut) 15 gr.
- Vemonia cinerea (sawi langit) 15 gr.
- Oxalis repens (calincing) 30 gr., semuanya direbus.
2. Chronic bronchitis:
a. Akar minosa pudica 60 gr. dan air 600 cc., direbus dengan api kecil menjadi 200 cc, dibagi 2 kali minum. 10 hari adalah 1 kuur.
b. Mimosa pudica 30 gr. - Akar peristrophe roxburghiana 10 gr., keduanya direbus, dibagi menjadi 2 dosis/hari.
3. Batuk dengan dahak banyak:
Akar putri malu 10 - 15 gr., direbus.
4. Ascariasis:
Mimosa pudica 15 - 30 gr., direbus.
5. Rheumatik:
15 gr akar Mimosa pudica direndam dalam Arak putih 500 cc selama
2 minggu.
Kata Kunci/ keyword Terkait dengan artikel ini :
obat
tradisional,obattradisional,darah tinggi,pelangsing,obatkuat,kanker
rahim,jamu tradisional,penyakit kanker,penyakit diabetes,ramuan jamu
tradisional,gejala penyakit jantung,penyembuhan kanker,jamu
kuat,penyakit gula,tanaman tradisional,terapi diabetes,penyakit diabetes
melitus,penyembuhan jantung,mengobati diabetes,mengatasi
diabetes,penyembuhan stroke,cara mengatasi diabetes,cara mengobati
diabetes,penyembuhan diabetes,dr boyke dian nugraha,jamu kuat pria,jamu
kuat lelaki,jamu kuat tradisional,cara mengobati penyakit diabetes,jamu
diabetes,cara penyembuhan diabetes,keladi tikus kapsul,jamu tradisional
kuat lelaki,0bat kuat,penyakit diabetes dan pengobatannya,Manfaat bunga
Hibiscus ,jenis cacing, arti cacingan, Mencegah cacingan, Tanaman Putri Malu,Terong Untuk Tubuh,Tanaman Putri Malu Yang bermanfaat,

No comments:
Post a Comment